Sekolah Pascasarjana Undip Gelar Workshop Sustainable Waste Management Bermitra dengan Ahli Jerman

Semarang, Undip – Dalam upaya mendorong solusi lingkungan berbasis sains, Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro (Undip) menyelenggarakan workshop bertema “Sustainable Waste Management Technology: Learning from Germany for Future Direction in Indonesia” pada Senin (20/4/2026_). Acara bertempat di Ruang Sidang Utama Gedung A Lantai 1 Sekolah Pascasarjana Undip, Kampus Pleburan, Semarang.

Workshop ini dirancang untuk menelaah kemajuan teknologi pengolahan sampah di Jerman serta mengkaji peluang adaptasinya sesuai kondisi lokal di Indonesia. Acara dibuka secara daring oleh Rektor Undip, Suharnomo, yang menyampaikan pesan kuat mengenai pentingnya transfer pengetahuan dan kerja sama teknis internasional.

“Teknologi pengelolaan sampah bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga kolaborasi strategis. Pengalaman Jerman menjadi rujukan penting bagi kita,” ujar Suharnomo dalam sambutannya.

Materi inti disampaikan oleh perwakilan industri Jerman, INTEC Energies GmbH, melalui narasumber Andreas Krüger dan Hans Detample. Keduanya membahas secara mendalam inovasi teknologi konversi sampah menjadi energi (waste-to-energy) yang ramah lingkungan. Di akhir pemaparan, dilaksanakan sesi tanya jawab yang dipandu oleh Trigo Neo Starden dari PT Tribaliv Green Solutions.

Dari sisi regulasi dan implementasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto, memaparkan strategi adaptasi teknologi tersebut di wilayah Jawa Tengah.

Sejumlah delegasi daerah turut antusias menyimak pemaparan dalam workshop ini. Di antaranya, Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah, yang hadir secara luring, serta Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yang mengikuti kegiatan secara daring. Kehadiran para pejabat publik ini diharapkan dapat mempercepat proses implementasi teknologi pengelolaan sampah hingga ke tingkat daerah.