Semarang – Sekolah Pascasarjana (SPS) Universitas Diponegoro menyelenggarakan Sarasehan Mahasiswa S3 Bersama Dekan pada Jumat (18/9/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut menjadi wadah dialog antara mahasiswa program doktor dengan pimpinan SPS Undip untuk membahas berbagai hal terkait perjalanan studi doktoral.
Mengangkat tema “Ruang Dialog, Aspirasi dan Solusi: Sinergi dalam Perjalanan Studi Doktoral”, kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa S3 di lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro. Mahasiswa Magister Ilmu Lingkungan (MIL) juga turut mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan dan memperoleh pengalaman mengenai dinamika pendidikan pada jenjang doktoral.
Sarasehan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai dan menghadirkan Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro, Prof. Ir. Mochamad Agung Wibowo, M.M., M.Sc., Ph.D., sebagai narasumber sekaligus mitra dialog bagi para mahasiswa.
Menjadi Ruang Dialog dan Aspirasi
Sarasehan dirancang sebagai forum interaksi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi, pertanyaan, masukan, maupun berbagai persoalan yang dihadapi selama menjalani pendidikan doktoral.
Melalui dialog secara langsung, mahasiswa dan pimpinan SPS Undip dapat saling bertukar informasi serta membangun pemahaman bersama mengenai berbagai dinamika dalam perjalanan studi S3.
Dalam pendidikan doktoral, mahasiswa tidak hanya dituntut menyelesaikan penelitian dan disertasi, tetapi juga harus melalui berbagai tahapan akademik yang membutuhkan komunikasi, koordinasi, dan kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses studi.
Mahasiswa MIL Belajar dari Pengalaman Mahasiswa S3
Keikutsertaan mahasiswa Magister Ilmu Lingkungan (MIL) dalam sarasehan menjadi kesempatan tersendiri untuk mendapatkan pengalaman dan gambaran mengenai kehidupan akademik pada jenjang doktoral.
Dengan mengikuti forum tersebut, mahasiswa MIL dapat menyimak secara langsung berbagai pembahasan, aspirasi, serta pengalaman yang disampaikan mahasiswa S3. Hal ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi mahasiswa MIL mengenai tahapan, tantangan, serta pentingnya membangun komunikasi selama menempuh pendidikan di Sekolah Pascasarjana.
Selain itu, kehadiran mahasiswa MIL dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses pembelajaran nonformal. Pengalaman mengikuti forum akademik bersama mahasiswa S3 dan pimpinan SPS dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan pengembangan akademik dan profesional mereka di masa mendatang.
Memperkuat Sinergi di Lingkungan SPS Undip
Kegiatan Sarasehan Mahasiswa S3 Bersama Dekan sekaligus menunjukkan pentingnya membangun komunikasi dan sinergi di lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro.
Aspirasi dan masukan mahasiswa diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan layanan akademik. Sementara itu, bagi mahasiswa MIL, keterlibatan dalam forum tersebut memberikan kesempatan untuk belajar dari pengalaman mahasiswa doktoral serta mengenal lebih dekat dinamika akademik di lingkungan SPS Undip.
Melalui kegiatan seperti ini, hubungan dan komunikasi antara mahasiswa dengan pimpinan SPS Undip diharapkan semakin terbuka. Ruang dialog juga dapat terus dikembangkan sebagai sarana untuk berbagi pengalaman, menyampaikan aspirasi, dan mencari solusi bersama dalam mendukung keberhasilan studi mahasiswa.
Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro terus mendorong terciptanya lingkungan akademik yang komunikatif, kolaboratif, dan mendukung proses pembelajaran mahasiswa pada berbagai jenjang pendidikan.